SOSIALISASI PENGELOLAAN KAWASAN GUNUNG MERBABU OLEH RESORT PAKIS KEPADA SISWA SMK NEGERI 1 NGABLAK
- May 9, 2026
- admin
- 0
Oleh: Tim Reporter Katanesaga
Ngablak — Resort Pakis, Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, mengadakan kegiatan sosialisasi pengelolaan kawasan konservasi kepada siswa-siswi SMK Negeri 1 Ngablak pada Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk edukasi lingkungan sekaligus upaya menanamkan kesadaran pelestarian alam kepada generasi muda.
Adapun narasumber utama dalam sosialisasi ini adalah Ibu Juni dan Ibu Susi dan terdapat narasumber pendamping dari SMK Kehutanan Negeri Kadipaten yakni Deisvianca Maharani, Khayla Nurazizah, Muthia Karina, Ayunda Satya, dan Maisa Haunan.
Sosialisasi yang berlangsung di Smart Classroom SMK Negeri 1 Ngablak tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kelestarian kawasan konservasi, khususnya di wilayah Gunung Merbabu. Dalam kegiatan tersebut, narasumber menyampaikan materi mengenai fungsi taman nasional, keanekaragaman hayati, serta tata tertib pendakian yang aman dan bertanggung jawab.
Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Selain pemaparan materi, acara juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab seputar lingkungan dan konservasi alam. Narasumber menjelaskan bahwa kawasan Gunung Merbabu memiliki ekosistem penting yang harus dijaga bersama, mulai dari hutan, flora endemik, hingga berbagai satwa liar yang hidup di dalamnya.
Pihak Taman Nasional Gunung Merbabu menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program edukasi konservasi yang rutin dilaksanakan di sekolah-sekolah maupun masyarakat sekitar kawasan Merbabu. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu menjadi generasi yang peduli lingkungan serta turut menyebarkan kesadaran pentingnya menjaga alam kepada masyarakat luas.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai mampu memberikan wawasan baru sekaligus menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan kepada peserta didik. Siswa diharapkan tidak hanya memahami pentingnya konservasi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan adanya sosialisasi ini. Kegiatan ditutup dengan ajakan bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung upaya pelestarian alam demi keberlanjutan generasi mendatang.





